Selasa, 15 April 2014
Kekurangan adalah Pemungkin Kemajuan Kita
Kekurangan merupakan pemungkin kemajuan kita. Hidupnya hebat. Hartanya melimpah ruah. Keluarganya harmonis. Perusahaannya maju pesat. Teman-temannya baik dan setia. Karyawannya orang-orang pilihan. Rumahnya nyaman tak terkira. Ibadahnya luar biasa. Amalnya di atas rata-rata. Popularitasnya melegenda.
“Lalu apa lagi yang ia hendak raih?” Ah, pertanyaan ini menjadi susah untuk dijawab. Ia benar-benar merasa seluruh aspek kehidupannya sudah berada di kualitas yang tertinggi. Pertambahan materi sudah tak berarti lagi untuknya. Toh, ia dan keluarganya sangat nyaman hidup dalam kesederhanaan. Hidupnya tak kekurangan sesuatu apapun.
Tapi, ternyata hidup tak ada kekurangan apapun justru menyiksanya luar biasa. Lebih menyiksa dari hidupnya waktu kecil yang justru penuh dengan kekurangan. Karena penuh dengan kekurangan itulah yang membuatnya ‘terbakar’. Darah mudanya bergolak. Otaknya berputar keras. Hatinya penuh dengan kekuatan. Maka ia pun belajar dan bekerja keras luar biasa. Siang dan malam tak ada bedanya. Tidur nya pun hanya sekerejapan mata. Itu pun tak membuat energinya habis. Sebaliknya, energi itu terus bangkit dan membola salju. Segala kekurangan yang ada pada diri dan keluarganya itu memicu dan memacunya.
Maka berbagai sukses dan prestasi pun diraihnya. Dari bidang akademik, bisnis, hobi, pertemanan, sampai bidang keluarga dan spiritual. Semua aspek dalam hidupnya tak tercela. Bukan hanya tak tercela, tapi gemilang. Kekurangan-kekurangan itu telah ia tutupi. Hinaan telah ia jungkir balik-kan menjadi pujian dan kekaguman.
Tapi sekarang, ia berdiri disana. Berbagai pertanyaan menyerbunya. Dan ada satu yang paling nyaring ia dengar : “Apa yang kurang pada diriku sampai merasa tersiksa seperti ini?”
Menurut anda apa yang terjadi pada sosok di atas tadi? Mengapa ia bisa mengalami hal seperti itu? Di tengah hidup yang luar biasa, ia justru merasa tersiksa. Bukankah hidupnya sudah seimbang? Ia tak hanya mengejar dunia, ia juga mengejar akhirat. Kerjanya sehebat ibadahnya. Ilmunya setinggi imannya. Apa yang terjadi?
Mungkin yang terjadi adalah terjadinya jarak antara dirinya dengan fithrahnya sebagai manusia. Fithrah yang mana? Fithrah bahwa manusia adalah mahluk yang selalu punya kekurangan. Perasaan bahwa ia sudah bisa menutupi semua kekurangan dirinya telah mengelabuinya.
Kenapa manusia punya fithrah seperti itu? Agar hidupnya bisa terus maju dan berkembang.
Jadi kekurangan adalah sebuah anugerah luar biasa. Ia adalah pemungkin perbaikan dan kemajuan. Maka miliki lah kekurangan. Lalu tutupi dengan sukses dan prestasi. Sampai kapan? Sampai anda tak bernafas lagi. Bila anda sudah tak bisa lagi menemukan kekurangan dalam diri anda, cari dan temukan kekurangan pada diri orang lain. Bantu mereka untuk menutupi kekurangan-kekurangan mereka itu. Toh, pada hakikatnya anda adalah mereka. Mereka adalah anda.
Maka di tengah berbagai kekurangan, anda justru akan menemukan kebahagiaan.
Semoga Bermanfaat ^_^
sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8988982
Senin, 14 April 2014
Damainya Hidup dengan Memaafkan Seseorang
Damainya Hidup dengan Memaafkan Seseorang - Memberikan maaf adalah baik untuk tubuh dan jiwa. Mungkin memerlukan waktu untuk memaafkan, namun Anda bisa menemukan kedamaian.Wajar bila muncul perasaan marah dan kecewa kepada seseorang yang telah menyakiti hati Anda. Namun ketika perasaan tersebut dipelihara, maka hasilnya tidak baik untuk tubuh dan psikologi Anda.
Dengan memaafkan, Anda bisa merasakan ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karenanya, cara ini bisa Anda tiru, seperti dilansir Ehow.
- Temui seseorang yang Anda percayai, seperti psikolog atau teman dekat, lalu ceritakan soal masalah yang Anda hadapi saat ini. Dengan cara tersebut, Anda sedang mempersiapkan untuk penyembuhan diri.
- Tidak harus menghadapi orang yang menyakiti Anda untuk memaafkannya. Anda dapat memaafkan dia tanpa harus bertatap muka. Anda berhak untuk bebas dari rasa sakit dan amarah, meskipun orang tersebut tidak layak untuk diampuni.
- Dengan memaafkan seseorang, itu tidak berarti bahwa Anda akan melupakan perbuatannya. Pengalaman ini bisa Anda petik manfaatnya untuk tidak menyakiti orang lain.
- Anda mungkin bertanya pada diri sendiri, "Bagaimana saya tahu sudah memaafkan seseorang?" Jawabannya, ketika Anda sudah bisa tertawa ketika mengingat hal-hal yang pernah membuat hati terluka, ketika Anda sudah mulai memercayai dia lagi dan bisa berhubungan dengan orang lain, dan di wajah Anda tidak terlihat kebencian saat bertatap muka dengannya.
- Lihatlah masa depan dan melepaskanlah rasa sakit yang membelenggu hati Anda. Untuk memaafkan seseorang adalah keputusan yang hebat karena Anda akan memiliki kedamaian. Anda juga bisa berjalan-jalan dengan senyum tulus yang menghiasi wajah.
Sumber: http://yafi20.blogspot.com/2011/12/damainya-hidup-dengan-memaafkan.html
Cara Menjaga Hubungan Jarak Jauh LDR
Cara Menjaga Hubungan Jarak Jauh (LDR) - Kadang kala hubungan jarak jauh membuat Anda jenuh. Banyak kisah asmara jarak jauh yang berakhir dengan perpisahan. Sulitnya waktu bertemu kerap kali membuat seseorang merasa saling kesepian. Hal itu bisa berujung pada timbulnya rasa ketidakpercayaan dan cemburu, yang pada akhirnya merusak hubungan.
Lalu bagaimana agar hubungan jarak jauh awet? Seperti yang dikutip dari Sheknows, berikut ini cara menjaga Long Distance Relationship (LDR) tetap berjalan baik.
1. Menjaga Komunikasi
Marty Babits, penulis The Power of the Middle Ground: A Couples Guide to Renewing Your Relationship, mengatakan bahwa hubungan jarak jauh sangat bergantung pada harapan Anda dan pasangan akan hubungan ke depannya. Anda harus membuat komunikasi yang lebih terbuka, misalnya dengan mengandalkan segala cara termasuk via telepon, e-mail, ataupun SMS.
Semua bisa dilakukan sebagai penyatuan jiwa yang saling mencintai. Ketika sedang tidak sibuk dengan kegiatan masing-masing, atur pertemuan yang bisa membuat Anda dan pasangan rileks dan berbagi cerita.
2. Manfaatkan Teknologi
Teknologi yang semakin canggih memudahkan Anda dalam menjalin hubungan jarak jauh. Adanya Skype bisa membantu untuk melepaskan rindu dan bisa bertatap muka dengan pasangan. Bagi pasangan yang sudah menikah, sex by phone bisa menjadi solusi. Menurut Lianny Hendranata, penulis buku-buku bertema kesehatan, "Perempuan sebenarnya mahluk yang hebat, dia bisa orgasme tanpa sentuhan karena perempuan lebih ke perasaaan. Gairah perempuan itu dibangun dari perasaan."
3. Dengarkan Nasihat Para Ahli
Anda perlu mendengarkan saran dari para pakar. Misalnya, saran dari Elayne Savage, penulis Breathing Room-Creating Space to Be a Couple yang mengatakan bahwa, "LDR membuat hubungan percintaan lebih berbeda. Anda bisa merasakan sensasi mimpi yang belum terwujud dalam kehidupan nyata. Jaga hubungan agar semakin intens dengan pasangan."
4. Empat Langkah Agar Hubungan Awet
* Mengirimkan email romantis dan menelepon di sela-sela kesibukan.
* Memanfaatkan webcam untuk bercanda-tawa dengan pasangan.
* Mengirimkan surat cinta untuk pasangan agar dapat merasakan momen romantis.
* Selipkan kartu cinta atau bisa ditambah barang yang disukai atau sedang diinginkan pasangan ke dalam tasnya pada akhir pertemuan.
Semoga bermanfaat ^^
sumber: http://wolipop.detik.com/
Langganan:
Komentar (Atom)